"Di dunia tipu tipu Kamu tempat aku bertumpu Baik jahat abu abu Tapi warnamu putih untukku Hanya kamu yang mengerti Gelombang kepala ini Puja puji tanpa kata Mata kita yang bicara Selalu nyaman bersama Janji takkan kemana mana ... Lelucon aneh tiap hari Ku tertawa tanpa tapi Tetaplah seperti ini" Untaian lirik dari lagu yang menguras segala emosi di hati setiap orang yang mendengarkannya dengan khidmat. Lagu ini aku tujukkan kepada keluargaku dan manusia yang masih membersamaiku sampai hari ini. Namun, paling utama lirik lagu ini aku sampaikan untuk diri ku sendiri. Terimakasih teh Yura, untaian lirik ini sangat indah. Kenapa judul tulisan kali ini adalah "Penerimaan" ? karena bagian sulit dari kehidupan ini adalah tentang penerimaan, acceptance. Tanpa sadar manusia akan selalu mencari cara untuk mendapatkan validasi. " baik jahat abu abu, tapi warnamu putih untukku" Malam ini aku ingin menyampaikan bahwa aku sangat berterimakasih ...
Tempat kembali bercerita.